Minggu, 08 April 2012

Cerita Ceria di Outbound ComDev UNJ

BY Community Development UNJ IN 1 comment

Bertepatan pada hari Minggu, 20 Januari 2012,  Divisi Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta melaksanakan Outbound Community Development bersama para siswa-siswi Rumah Belajar Community Development (ComDev) di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Ragunan. Ini adalah kegiatan awal tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh pengurus ComDev dan siswa-siswi rumah belajar. Selain itu, ajang ini dapat menjadi ajang penyegar pikiran untuk kakak-kakak pengurus dan adik-adik siswa setelah satu tahun melaksanakan kegiatan pembelajaran di Rumah Belajar.


Acara ini diikuti kurang lebih oleh 60 peserta. yang berusia sekitar 3 sampai 13 tahun. Di awal acara, peserta diberikan baju seragam ; warna ungu untuk peserta putri dan merah untuk peserta putra. Panitia penyelenggaranya merupakan mahasiswa-mahasiswi UNJ dari berbagai fakultas yang melalui tahap penyeleksian yang cukup ketat seperti pengisian formulir, tes psikologi, tes wawancara, dan pengikutsertaan di serangkaian acara lainnya. Pengurus Comdev ditentukan oleh Divisi SosPol BEM UNJ.

Back to this event, para peserta terlihat begitu antusias, begitupun dengan kakak-kakak panitianya yang tidak kalah aktif dengan mereka. Didukung dengan taman yang luas dan fasilitator outbound yang profesional dalam menyajikan berbagai games yang seru, canda tawa dapat disaksikan oleh seluruh peserta dan panitia yang hadir.

Berbicara tentang latar belakang peserta, inilah yang membuat saya pribadi memilih untuk bergabung ke dalam ComDev. Siswa-siswi yang menjadi Rumah Belajar ComDev adalah anak-anak istimewa yang Allah sayangi dan malaikat lindungi. Perjuangan hidup mereka yang terbilang cukup keras tidak mematahkan semangat mereka untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya. Beberapa diantara mereka ada yang bekerja sambilan sebagai pengamen, tukang sol sepatu, pedagang cilik, dan banyak job unik lainnya. Inilah mereka, buah emas yang memiliki peluang menjadi orang sukses dan mau mengambil langkah perjuangan menuju peluang tersebut.

"Waaaaah senangnyaaa" Meskipun sempat mencari-cari lokasi outbound ComDev di dalam Buperta Ragunan selama hampir setengah jam, syukurlah akhirnya saya menemukan juga base camp acara ini. Saat datang, saya langsung bertemu dengan ketua Divisi SosPol BEM UNJ, dan sedikit 'pedekate' dengan pengurus akhwat lainnya. Setelah itu, saya langsung diminta untuk menemani salah seorang fasilitator outbound yang sedikit kerepotan karena peserta yang dibimbingnya 'kabur-kaburan melulu'.
"Yap, bagus sekali..." ternyata saya membimbing kelompok putra yang 'genggers abis'. Saya rasa kelompok ini adalah ketua geng para siswa lainnya. Tibalah saat untuk memainkan games pertama, yaitu 'mengangkat gelas berisi air dengan selembar kain. Saat mau memainkan games tersebut, salah satu diantara cowok-cowok macho ini tidak mau kalau peserta kelompok balita ikut untuk memainkan games dengan alasan yang cukup logis, 'takut kagak seimbang kak'. Dengan ilmu negosiasi dan pendidikan, saya dan fasilitator pendamping saya mampu mengikutsertakan para balita ke dalam permainan tersebut. (first mission successfull) ;p

"Begitu saja mah biasa..." Oke, lanjut ke games berikutnya. Di games ini seluruh peserta diwajibkan menutup mata mereka dengan selembar kain berwarna hitam, kecuali satu orang pemimpinnya yang bertugas mengarahkan barisan kawan dengan mata tertutup tersebut. Di ujung zona games, peserta yang matanya tertutup itu harus memukul dua buah balon air (satu orang hanya boleh memukul satu kali). Belum sampai mulainya permainan, saat beberapa peserta sudah diikatkan penutup mata, beberapa peserta lain melepaskan penutup mata, begitupun seterusnya. Ada pula yang kabur-kaburan karena matanya tidak mau ditutup. Dengan jerih tenaga dan jeritan waktu yag hampir habis, akhirnya dimulai juga permainan ini. Proses permainan berjalan dengan lancar dan....... Subhanallah... Sungguh luar biasa para ksatria ini, dua orang barisan terdepan dapat memukul dua buah balon dengan pukulan maut mereka.

Let's go to the next games.  Ini adalah kawasan permainan melewati lingkaran (yang sebenarnya sih bentuknya lebih mirip persegi dan jajar genjang :p ). Kebetulan sekali, tepat disamping wahana terdapat pohon mini yang sangat mudah untuk di panjat. Tau apa yang mereka lakukan selanjutnya? Pasti Anda bisa menebaknya, memanjat pohon setinggi-tingginya. Lihai sekali mereka mengambil kesempatan dalam kesempitan. Saat kakak fasilitator sedang tidak memantau mereka, langsung lah 3 anak sekaligus memanjat pohon tersebut. Saat kami memintanya untuk turun mereka lantas semakin tinggi memanjat. Saat kami memohon ke mereka, mereka memohon balik, 'kaaak seruuuu ini!! enakan disini daripada di bawah'. Grrrrr.... waktu semakin sempit lalu apa yang dapat kami perbuat?? hemmm.... AHA!! "Hooooy anak-anak... turun ga! kalau gak mau turun, liat aja nanti ga dikasih makan siang!" (Saya serius kali ini). Waaah... obat itu mujarab juga, mereka pun langsung turun dan melanjutkan permainan.

Banyak sekali permainan yang dapat mereka lakukan, seperti susun rel gelinding gundu di udara, mengangkat bola dengan tali, dan melompati tali nan tinggi tanpa menyentuh tali tersebut... Saat jam istirahat, para panitia dan seluruh peserta pun makan siang. Kegiatan makan siang pun dibagi menjadi dua kelompok; kelompok putra yang ditemani oleh panitia putra, dan kelompok putri yang juga ditemani panitia putri. Seusai makan siang, kami sholat bersama. Sungguh menyenangkan ^^

Sembari menunggu dimulainya acara kembali, para panitia dan peserta putri bernyanyi bersama. Ternyata beberapa diantara mereka ada yang berbakat jadi pembawa acara (MC), penyanyi, dan pintar berbahasa arab dengan melantunkan nama-nama hari dengan bahasa arab. Kagum sekali saya dengan mereka, anak-anak yang luar biasa.

(video)

Setelah itu, acara pun dimulai kembali. Kali ini para fasilitator berperan langsung untuk memberikan pengarahan ke peserta (karena panitia tidak tahu menahu tentang materi di sesi kedua ini).
Waaah waah ternyata sesi ini menguji konsentrasi dan kelenturan tubuh ^_^
Seluruh permainan tersebut,  permit me to say senam, lucu sekali gerakannya. Ada gaya 'caca boli boli mimi tola toli', gaya Marina-Menari-di Menara, gaya gerakan tubuh meniru huruf C O C O N U T yang dinyanyikan dengan nada lagu 'ABCD', gaya gerakan tubuh menulis huruf 1 sampai 9 dengan (maaf) bokong, dan masih banyak lagi.


(video)

Setelah melatih konsentrasi dengan gerakan tubuh, permainan selanjutnya adalah 'siapa cepat oper balon'. Dalam permainan tersebut, orang yang berada di barisan terdepan harus mengambil balon didepannya dan mengoper ke teman di belakangnya lewat kolong kaki. Setelah bola sampai pada orang paling ujung, bola tersebut harus dioper kembali lewat atas sampai ke orang di barisan terdepan. Barisan yang paling cepat menyelesaikan permainan ini dinyatakan menang. Seru sekali, karena tidak sedikit balon yang pecah akibat tidakan yang terburu-buru itu.

Waktu menunjukkan pukul 14.30, tibalah saatnya penutupan acara. Agar semakin berkesan, panitia menyediakan snack dan 1 botol minuman kepada adik-adik Rumah Belajar ComDev. Sesi terakhir adalah foto bersama. Sungguh hari yang menyenangkan dan luar biasa. Meskipun cukup melelahkan, tapi semua itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan pengalaman yang kurasakan bersama Community Development BEM UNJ. Belajar sambil bermain sungguh menyenangkan, bukan??? (Atika)

1 komentar:

  1. Kacau banget ada yang manjet pohon
    beneran kisruh, tapi keren bgt...
    pengalaman main2 kejar2an sama mereka seru bgt...

    BalasHapus